Langsung ke konten utama

pengertian partisipasi politik menurut para ahli

 Pengertian Partisipasi Politik | Pengertian Ahli

Partisipasi politik

adalah keikutsertaan warga negara biasa yang tidak mempunyai kewenangan dalam pemerintahan berdasarkan kesadaran sendiri guna mempengaruhi proses pembuatan dan pelaksanaan keputusan politik. Dalam sistem politik demokratis, budaya politik yang semestinya ditumbuh-kembangkan warga negara adalah budaya politik partisipatif. Budaya politik partisipatif ini dapat berupa sistem keyakinan, sikap, norma, persepsi, dan sejenisnya yang dapat menopang terwujudnya partisipasi politik. Partisipasi politik dapat dilakukan dengan cara konvensional dan cara non-konvensional.

Pengertian Partisipasi Politik

Partisipasi politik yang dilakukan dengan cara-cara konvensional seperti:

Memberikan suara dalam pemilu,

Terlibat dalam kampanye,

Membentuk dan bergabung dalam organisasi kemasyarakatan,

Melakukan diskusi publik, dan

Melakukan komunikasi pribadi dengan aktivis politik atau pejabat pemerintah.

Partisipasi politik yang dilakukan dengan cara non-konvensioan dapat berbentuk:

Demonstrasi,

Boikot, dan

Pembangkangan sipil.

Tipe partisipasi politik meliputi:

Partisipasi aktif: partisipasi aktif merupakan kegiatan warga negara yang senantiasa menampilkan perilaku tanggap (responsif) terhadap berbagai tahapan kebijakan pemerintah.

Partisipasi Militan-Radikal: partisipasi militan-radikal merupakan kegiatan warga negara yang senantiasa menampilkan perilaku tanggap (responsif) terhadap kebijakan pemerintah, namun cenderung mengutamakan cara-cara non-konvensional, termasuk di dalamnya menggunakan cara-cara kekerasan.

Partisipasi Pasif: Partisipasi pasif adalah kegiatan warga negara yang menerima atau menaati begitu saja segala kebijakan pemerintah. Jadi, partisipasi pasif cenderung tidak mempersoalkan apapun kebijakan publik yang dibuat oleh pemerintah.

Perilaku Apatis: perilaku apatis adalah kegiatan warga negara yang tak mau tahu dengan apapun kebijakan publik yang dibuat oleh pemerintah. Umumnya warga masyarakat bertindak demikian karena merasa kecewa dengan pemerintah dan sistem politik yang ada.

Ada berbagai bentuk partisipasi politik, hal itu bisa dibedakan berdasarkan; jumlah pelaku, keterlibatan si pelaku, wujud sumbangan yang diberikan, dan jenis-jenis pelaku. Berdasarkan jumlah pelaku, bentuk partisipasi politik bisa dibedakan menjadi:

Partisipasi Individual: partisipasi individual adalah kegiatan warga negara biasa yang mempengaruhi pemerintah yang dilakukan oleh orang-perorangan.

Partisipasi Kolektif: partisipasi kolektif adalah kegiatan warga negara biasa untuk mempengaruhi pemerintah yang dilakukan oleh sejumlah orang atau banyak orang.

Berdasarkan keterlibatan si pelaku, partisipasi politik bisa dibedakan menjadi:

Partisipasi Langsung: partisipasi langsung adalah kegiatan warga negara biasa untuk mempengaruhi pemerintah, yang dilakukan sendiri tanpa perantaraan pihak lain.

Partisipasi tak Langsung: partisipasi tak langsung adalah kegiatan warga negara untuk mempengaruhi pemerintah, yang dilakukan dengan perantaraan pihak lain.

Berdasarkan wujud sumbangan yang diberikan, partisipasi politik bisa dibedakan:

Partisipasi Material: partisipasi material adalah kegiatan warga negara untuk mempengaruhi pemerintah, dengan cara memberikan sumbangan materi.

Partisipasi Non-Material: partisipasi non-material adalah kegiatan warga negara untuk mempengaruhi pemerintah dengan cara memberikan sumbangan non-materi.

Berdasarkan jenis-jenis perilakunya, partisipasi politik bisa dibedakan:

Kegiatan Pemilihan: kegiatan pemilihan adalah kegiatan warga negara untuk mempengaruhi pemerintah dengan cara melakukan berbagai kegiatan untuk mempengaruhi hasil Pemilu/Pilkada.

Lobbying: lobbying adalah kegiatan warga negara untuk mempengaruhi pemerintah yang dilakukan dengan melakukan pendekatan terhadap pihak-pihak tertentu (pejabat/tokoh).

Kegiatan Organisasi: kegiatan organisasi adalah kegiatan warga negara untuk mempengaruhi pemerintah dengan cara menjadi anggota organisasi tertentu.

Mencari koneksi: Mencari koneksi adalah kegiata warga negara untuk mempengaruhi pemerintah dengan cara menghubungi orang-orang tertentu untuk memperoleh keuntungan tertentu bagi satu atau beberapa orang.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

pengertian homestay menurut para ahli

 Eco-homestay merupakan salah satu sarana akomodasi di daerah tujuan ekowisata yang bernuansakan kedaerahan (tradisional), alami, bersih, sehat, aman, tertib dan ramah lingkungan. Jadi tidak mungkin suatu eco-homestay dibangun di suatu daerah yang kumuh. Pembangunan eco-homestay bertujuan untuk mengembangkan pendapatan masyarakat setempat dengan tetap menerapkan batasan-batasan dari konsep pengembangan ekowisata. Ditinjau dari strategi operasionalnya, pembangunan sarana akomodasi ini merupakan salah satu teknik untuk meningkatkan jumlah dan lama kunjungan wisatawan, selain itu bila eco-homestay ini dikelola dengan professional akan menjadi nilai tambah tersendiri yang bias memberikan dampak positif pada pelaksanaan pemasaran wisata di daerah tersebut. Untuk dapat mensosialisasikan eco-homestay kepada masyarakat setempat dapat dimulai dengan memberikan penyuluhan tentang pentingnya kebersihan dan keasrian lingkungan tempat tinggal. Untuk selanjutnya memberikan gambaran kepada mereka...

pengertian pesawat sederhana menurut para ahli

 Pengertian Pesawat Sederhana | Tahukah Anda, apa itu pesawat sederhana? Dalam fisika, pengertian pesawat sederhana adalah alat yang dapat membantu atau mempermudah pekerjaan manusia. Dalam bahasa yang berbeda, pesawat sederhana dapat diartikan sebagai alat untuk mempermudah usaha atau kerja. Jenis-jenis pesawat sederhana terdiri dari: pengungkit (tuas), katrol, bidang miring, dan roda. Berikut ini penjelasan masing-masing jenis pesawat sederhana tersebut: 1. Pengungkit (tuas) Pengungkit atau tuas adalah pesawat sederhana yang paling tua. Alat ini terdiri atas lengan beban, lengan kuasa, dan titik tumpu.  Lengan beban adalah jarak antara titik tumpu sampai ke beban. Lengan kuasa adalah jarak antara titik tumpu sampai ke kuasa/tangan. Titik tumpu adalah titik sentuh tuas atau pengungkit pada penumpu. Tuas dapat dibedakan menjadi tiga, yaitu tuas jenis pertama, tuas jenis kedua, dan tuas jenis ketiga. Pengungkit (tuas) Tuas jenis pertama: Titik tumpu pada tuas jenis pertama terl...

definisi dan pengertian workshop menurut para ahli

 Pengertian Workshop – Dalam kehidupan sehari-hari kata workshop sering kali digunakan terutama untuk para pelaku di dunia usaha ataupun dunia pendidikan. Bagi kebanyakan orang yang berkecimpung di dunia tersebut, workshop tentunya bukanlah sebuah kata yang asing di telinga mereka. Hal ini wajar saja mengingat dua bidang kegiatan ini merupakan dua bidang yang paling sering mengadakan berbagai macam kegiatan workshop. Akan tetapi hal ini akan sangat jauh berbeda dengan orang-orang awam. Kebanyakan orang awam hanya sekedar mendengar kata workshop saja tanpa mengetahui apa arti dari kata tersebut. Nah, untuk Anda yang belum mengetahui pengertian workshop yang sebenarnya, berikut ini merupakan sedikit penjelasan mengenai arti kata workshop yang telah kami rangkum secara khusus untuk Anda: Jika ditinjau dari asal katanya, workshop merupakan frasa kata yang berasal dari bahasa Inggris yaitu work (yang memiliki arti kerja ataupun pekerjaan) dan shop (yang memiliki arti toko ataupun tempat...