Pengertian Basis Data
Data Base / Basis Data Secara konseptual, dapat diartikan sebuah koleksi atau kumpulan data yang saling berhubungan (relation), disusun menurut aturan tertentu secara logis, sehingga menghasilkan informasi. Semua informasi yang berdiri sendiri tidaklah dikatakan database.
Secara prinsip, dalam suatu database tercakup dua komponen penting, yaitu data dan informasi. Tujuan akhir pembuatan database adalah bagaimana mengelola data sehingga mampu menjadi informasi dan dapat di lakukan proses pengambilan, penghapusan, pengeditan terhadap data secara mudah dan cepat (efektif, efisien dan akurat).
Database Management System (DBMS) adalah perangkat lunak (software) yang berfungsi untuk mengelola database. Mulai dari membuat database itu sendiri, edit, hapus, query, terhadap data, membuat laporan dan lain sebagainya secara efektif dan efisien. Salah satu jenis DBMS yang sangat terkenal adalah Relational DBMS.RDBMS merepresentasikan data dalam bentuk tabel-tabel yang saling berhubungan. Sebuah tabel disususn dalam bentuk baris (record) dan kolom (field).Banyak sekali berkembang perangkat lunak RDBMS yang salah satunya adalah Microsoft Access.
Menurut Yuhefizard, S.Kom (2008) ada tiga kelompok perintah yang di gunakan dalam mengelola dan mengorganisasikan data dalam RDBMS, yaitu :
- Data Definition Language (DDL) : Merupakan perintah yang di gunakan oleh database administrator untuk mendefinisikan struktur database, baik membuat tabel baru, menentukan struktur penyimpanan tabel, model relasi antar tabel, validasi data, dan sebagainya.
- Data Manipulation Language (DML) : Perintah-perintah yang digunakan untuk manipulasi dan mengambil dat pada suatu database. Manipulasi yang dapat dilakukan terhadap data adalah:
- Data Control Language (DCL) : Bagian ini berkenaan dengan cara pengendalian data, seperti siapa saja yang bisa melihat isi data, bagaimana data bisa digunakan oleh banyak user, dan lebih mengarah ke segi sekuritas data.
Komentar
Posting Komentar